By | July 28, 2020

Dalam berinvestasi saham, tak ada yang bisa menjamin sepenuhnya akan sukses. Selain butuh pengetahuan yang cukup untuk analisa fundamental perusahaan dan rajin mengamati kondisi makro ekonomi agar bisa melakukan jual dan beli saham di saat yang tepat. Kunci sukses lainnya adalah hindari beberapa kesalahan yang sering dilakukan investor saham seperti ulasan di atas. Ada four hal yang perlu diperhatikan dalam berinvestasi saham, yaitu technique, cash, mind, dan administration. Saat ini, banyak investor pemula yang memiliki pemahaman untuk menghindari harga saham yang sedang turun. Soalnya, ada beberapa kasus yang ketika membeli saham ketika harga turun, malah harganya kembali naik atau bahkan lebih tinggi.

Investasi Saham

Selanjutnya, mereka akan diminta untuk mengisi saldo rekening efek yang nantinya akan dipergunakan untuk membeli saham. Melalui rekening efek tersebut, perusahaan sekuritas akan mengambil profit dari setiap transaksi saham yang dilakukan oleh investor mereka. Untuk berinvestasi, para investor diminta untuk menyediakan dana sesuai harga saham yang diminati serta membayar biaya transaksi kepada perusahaan sekuritas. Total dana yang didapat investor adalah nilai sesuai harga jual saham dikurangi biaya transaksi dan PPh. Setelah membeli saham dari suatu perusahaan, investor harus mengikuti perkembangan pergerakan harga saham di bursa. Investor juga harus paham bagaimana analisis teknikal bekerja dalam pasar saham.

Melalui software program Harmony Anda bisa membuat pencatatan penghasilan mulai dari investasi on-line sampai dengan pengeluaran bisnis lain. Dengan mudah, Anda bisa monitor keuangan bisnis Anda dimanapun dan kapanpun dalam satu aplikasi. Saksikan bagaimana Harmony membantu ribuan pemilik bisnis untuk memiliki pembukuan yang rapih melalui konferensi tahunan kami di FinTax Fair.

Sedangkan untuk kamu yang bisa menganalisa saham atau tahu bagaimana cara bermain saham dengan tepat sehingga memiliki potensi keuntungan yang lebih tinggi, kamu bisa memilih investasi saham langsung. Serupa dengan membeli saham, menjual saham pun juga bisa dilakukan secara langsung oleh kamu sendiri maupun melalui dealer, yang dimana uang hasil penjualan akan ditransfer secara otomatis ke rekening saham kamu. Nah, setelah kamu memiliki rekening saham, maka langkah selanjutnya yaitu dengan membeli sejumlah saham yang kamu inginkan. Hanya saja, perlu diketahui bahwa kamu juga tidak bisa asal membeli. Carilah tempat investasi saham yang menguntungkan namun juga memiliki risiko terkecil. Sebelum memutuskan untuk memilih saham sebagai instrumen investasi, kamu harus pastikan terlebih dahulu tujuanmu berinvestasi saham tersebut.

Sebaliknya kerugian dari transaksi ini, dapat menye babkan luka finansial yang dalam, trauma investasi, dan mengurangi sumber potensi wirausaha. Di beberapa grup saham yang saya ikuti, topik perbincangan biasanya; gosip-rumor tentang sebuah saham untuk hari esok/ ke depan, baik rumor harga naik/turun. Dengan major saham, Anda bisa menjadi pemilik usaha yang dijalankan oleh manajemen professional, uang bekerja untuk Anda.

Sementara untuk risikonya, pemegang saham akan mengalami capital loss. Itu berarti perusahaan sedang mengalami kerugian akibat penurunan harga saham. Maka kerugian tersebut juga akan berdampak kepada para pemegang saham. Selain itu risiko juga mengintai pemegang saham yang membeli saham di perusahaan yang sedang di ujung tanduk. Jika perusahaan menyatakan pailit atau bangkrut, maka saham akan dilikuidasi sehingga pemegang saham akan mengalami kerugian besar. Jadi, sebaiknya pilih reksadana saham atau langsung investasi saham?